Bimbim Slank Sudah Melihat Tanda-Tanda Kemajuan Indonesia

Jakarta: Belum lama ini Slank merilis singel terbaru berjudul Indonesia Now, yang liriknya mengangkat kedekatan generasi Y dengan kemajuan internet. Pada akhir Desember nanti, mereka juga akan menggelar konser perayaan 35 tahun dengan tajuk Indonesia Now.

Bimbim pernah menyebut bahwa “Indonesia Now” merupakan refleksi mengenai anak-anak generasi terkini yang sudah familiar dengan kemajuan internet dan sistem digital sejak kecil. Selain itu, bagi Bimbim, judul ini adalah ajakan bagi masyarakat Indonesia untuk “terbang” lebih tinggi.

Indonesia Now itu artinya sekarang ini waktunya untuk terbang. Gue percaya dan sudah melihat tanda-tandanya, sentilan alam, masyarakat yang semangat untuk maju, bangkit untuk maju,” ujar Bimbim saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa, 16 Oktober 2018.

Tanda-tanda itu, kata musisi kelahiran 1966 ini, adalah masyarakat yang sudah lebih dewasa dan berpikiran luas dalam menghadapi ancaman perpecahan atau yang menjatuhkan.

“Bencana tidak menjatuhkan mereka, malah bersatu. Cerita adu domba enggak laku dan malah ketahuan bohongnya,” kata Bimbim merujuk ke peristiwa gempa dan tsunami serta kabar bohong bermuatan politis yang terjadi belakangan.

“Dunia melihat kita sebagai alternatif,” sambungnya.

“Itu jelas banget. Indonesia adalah alternatif saat komunis gagal total, kapitalis berantem antar sesama yang akhirnya enggak adil. Akhirnya apa, ya Indonesia, Pancasila. Sila-sila kita adalah alternatif untuk dunia,” tutur Bimbim.

Bimbim adalah salah satu pendiri Slank yang hingga kini masih bertahan sebagai personel aktif. Bersama grup ini, dia telah ikut membuat 22 album rilis hingga awal 2017, yang sebagian besar lagunya diciptakan Bimbim. Lirik lagu-lagu Slank yang lugas bicara banyak hal dalam keseharian, mulai dari asmara hingga politik.

Kini Slank sedang menyiapkan materi album baru atau ke-23 yang mereka sebut sebagai “eksperimen” berbeda.

(ELG)